PELAKSANAAN RAPAT BERSAMA TIM PENILAI DALAM PENILAIAN GELAR INOVASI DAERAH

Rapat persiapan penyelenggaraan Gelar Inovasi Daerah Bersama tim penilai dilaksanakan pada hari Kamis  tanggal 1 Oktober 2020. Tujuan dari rapat ini adalah menyamakan persepsi terkait kriteria penilaian dan mekanisme penilaian Gelar Inovasi Daerah. Rapat ini dilaksanakan secara virtual dan dihadiri oleh panitia dari bidang Litbang dan 3 ornag juri yang terdiri dari:

  1. Nurul Taufiqu Rachman dari Puspiptek
  2. Sugeng dari IPB
  3. Suryandaru dari Nano Center

Gelar inovasi Daerah Tahun 2020 adalah kegiatan perlombaan inovasi terbaik untuk berkompetisi pada tingkat Kabupaten Bogor dalam pembuatan karya inovatif yang mampu memecahkan permasalah produk dan usaha guna meningkatkan kualitas/nilai tambah produk dan diversifikasi usaha. Ruang lingkup Gelar Inovasi Daerah Tahun 2020 berisi tentang peningkatan inovasi terbaik yang merupakan hasil inovasi/hal-hal baru/pembaruan untuk meningkatkan kualitas diversifikasi proses.

Tema Gelar Inovasi Daerah Tahun 2020 “Pengembangan Wilayah dengan unggulan kompetitif melalui Inovasi Daerah dalam rangka mewujudkan masyarakat Kabupaten Bogor termaju, nyaman dan berkeadaban”.

Peserta dibagi menjadi 9 kategori yaitu :

  • kategori 1 Dosen/Peneliti;
  • kategori 2 Masyarakat Umum;
  • kategori 3 Perangkat Daerah;
  • kategori 4 Puskesmas;
  • kategori 5 Kecamatan;
  • kategori 6 Desa/Kel;
  • kategori 7 Mahasiswa;
  • kategori 8 Pelajar SMA;
  • kategori 9 Pelajar SMP.
  • Aspek kategori produk inovasi yang dinilai:

Penilaian dalam Gelar Inovasi Daerah Tahun 2020 ini adalah teknologi dan kreatifitas inovatif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dapat menjawab permasalahan masyarakat, ramah/tidak merusak lingkungan, dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara mudah serta menghasilkan nilai tambah baik dari aspek ekonomi, sosial, budaya, pelayanan publik maupun aspek lingkungan hidup. Berdasarkan cakupan tersebut, penilaian dilakukan atas dasar pembobotan pada :

a. Inovasi riset dan non riset dengan dititikberatkan pada penilaian :

  1. Ide Orisinalitas;
  2. Tingkat Implementasi Produk Inovasi;
  3. Manfaat Ekonomi(Omzet/Tenaga Kerja);
  4. Dampak Sosial dan Lingkungan Hidup;
  5. Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI);
  6. Berbasis Potensi Wilayah

b. Inovasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Inovasi Pelayanan Publik, dengan dititikberatkan pada penilaian :

  1. Ide/Originalitas;
  2. Memberikan bukti/hasil implementasi program kerja;
  3. Kemanfaatan;
  4. Berkelanjutan;
  5. Dapat direplikasi.
  6. Tidak mengakibatkan pembebanan dan/atau pembatasan pada masyarakat yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  7. Belum pernah diusulkan pada kompetisi inovasi tingkat nasional.

 

 

Berita Lainnya :

Hasil Kesepakatan Mengenai Logo Geopark Pongkor Pada hari Jum’at, tanggal 23/03/2018  bertempat di Bappedalitbang Kabupaten Bogor telah diselenggarakan rapat kerja dengan tujuan untuk menyepakati lo...
Potensi Wilayah Bogor Timur juli 12 2017 Pendahuluan Pembangunan ekonomi daerah melalui pendekatan yang bersifat ekonomi politik seperti desentralisasi ekonomi, otonomi daerah, ekonomi ker...
Pencegahan Gangguan Akibat Kekurangan Garam Beriod... Bappedalitbang menyelenggarakan Rapat Kerja Penanggulangan Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) pada hari Rabu,  9 Agustus 2017 di Ruang Rapat Cih...
Rapat Evaluasi Hasil Survey Lapangan Jalur Alterna... 3 Agustus 2017 Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Rapat membahas rencana bantuan keuangan peningkatan jalan desa alternatif jalan jalur utara ...