SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDG’S)

SDGs adalah target yang cukup ambisius (misalkan dibandingkan dengan MDGs). Sementara sumber daya (misalkan finansial) terbatas. Untuk mengoptimalisasikan sumber daya tersebut kita perlu memahami sasaran apa yang perlu diprioritaskan dana pa landasannya.

  • Misal : sasaran yang bisa dicapai oelh BAU mungkin tidak memerlukan upaya ekstra, tapi sasaran yang proyeksinya masih jauh dari BAU perlu upaya ekstra.

SDGs dalam analisis indicator ini memiliki tujuan yaitu : mengkaji sejauh mana sasaran- sasaran SDGs dapat dicapai oleh kabupaten Bogor dan memetakan di bidang-bidang SDGs apa saja yang memerlukan perhatian lebih besar.

Dalam Studi Baseline kesiapan Kab. Bogor ada metodologi yang harus dijalankan, yaitu menentukan indicator yang akan diproyeksikan (atau disusun baseline-nya). Identifikasi daftar indicator SDGs berdasarkan IAEG-SDGs (UN), identifikasi ketersediaan dan aksesibilitas data (data bisa yang sudah dipublikasikan atau harus dioleh dari data mentah), dan menentukan indicator terpilih. Untuk memproyeksikan indikator- indikator tersebut ke 2030 dibutuhkan analisis tren, model atau judgment. Melakukan analisis berdasarkan seberapa jauh sasaran dapat tercapai dengan baseline (BAU).

Indicator Pilihan Baseline SDGs

  • 45 indikator dari 15 SDGs Goal (tanpa tujuan 14 dan 17)
  • Hampir semua tier 1

Sumber data : BPS baik berupa publikasi maupun data SUSENAS yang dileh, RISKESDAS, Statistik KLHK, Statistik PUPR, dsb.

SISTEM PENILAIAN SCORECARD

A

Mencapai atau hampir mencapai target SDGs

Asumsi business-as-usual, hasil proyeksi menunjukkan bahwa pada tahun 2030 indikator mencapai atau hampir mencapai 97.5% target SDGs.

B

Mendekati target SDGs

Asumsi business-as-usual, hasil proyeksi menunjukkan bahwa pada tahun 2030 indikator mendekati target SDGs dan mencapai setidaknya 90% target SDGs.

C

Lebih dari seperempat jalan menuju target SDGs
Asumsi business-as-usual, hasil proyeksi menunjukkan bahwa pada tahun 2030 indikator mengarah kepada target SDGs dan mencapai setidaknya 75% target SDGs.

D

Kurang dari seperempat jalam menuju target SDGs
Asumsi business-as-usual, hasil proyeksi menunjukkan bahwa pada tahun 2030 indikator mengarah kepada target SDGs dan mencapai setidaknya 50% target SDGs.

E

Masih cukup jauh mencapai target SDGs

Asumsi business-as-usual, hasil proyeksi menunjukkan bahwa pada tahun 2030 indikator tersebut masih kurang dari 50% target SDGs.

Berita Lainnya :

RENCANA PELEBARAN JALUR PUNCAK Jumat, (04/08/17) Bappedalitbang menggelar Rapat mengenai kemacetan Puncak yang di hadiri oleh Kepala Bappedalitbang, Komite Perencana, PHRI, Kepolisi...
Apa Itu Musrenbang RKPD? Seringkali kita bertanya-tanya apa itu Musrenbang RKPD? Tujuannya apa? Bagaimana Musrenbang dilakukan? Apa tahapan-tahapannya? Disini akan dijelaskan ...
Syarat Dan Ketentuan Peserta Gelar Inovasi Daerah ... PERSYARATAN PESERTA GELAR INOVASI DAERAH 2017 Syarat-syarat Gelar Inovasi Daerah Tahun 2017, sebagai berikut : Warga/Kelompok/Lembaga yang berdo...
BAPPEDALITBANG SIAPKAN LIMA PEMBANGUNAN DAERAH TER... Cibinong, Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor menyiapkan Perencanaan Pembangunan Daerah ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *