Pemasangan Panel Geopark Pongkor Site Curug Lontar Di Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor

Curug Lontar merupakan situs geologi yang dibentuk oleh batuan yang berasal dari Gunung Api Purba berumur antara Pliosen – Pleistosen (sekitar 4 s/d 2 juta Tahun yang lalu).

Dilokasi ini, terdapat batuan menyerupai tiang yang berdiri tegak (dalam istilah geologi = COLLONADE dan ditutupi oleh batuan yang memiliki pola tidak beraturan (dalam istilah Geologi = ENTABLATURW). kedua jenis tipe batuan tersebut menutupi batuan yang disebut PIROCLASTIK.

Bentuk entablatur dari collanada ini bersumber dari satu aliran lava yang membeku dengan cara berbeda. Entablatur membeku saat mengalir secara cepat, sedangkan collanade membeku scara lambar saat aliran lava cenderung berhenti.

Entablatur adalah bagian dari lava panas pijar, yang membeku dengan bentuk tidak beraturan akbisat bersentuhan dengan udara dingin di permukaan bumi atau air, sehingga terjadi pembekuan yang berlangsung cepat.

Collonade terletak di bagian bawah lava entablatur. pada saat entablatur sudah membeku. Collonade masih berupa cairan lava panas pijar. selanjutnya secara perlahan membeku membentuk pola seperti tiang. Bentuk tiang diaibatkan pendingan tegak lurus terhadap arah yang lebih dingin di bagian permukaan bumi.

 

Berita Lainnya :

Bupati Bogor dalam lomba Innovative Government Awa...   Rabu, 25/10/17 dilaksankannya Seleksi Lomba IGA khususnya sesi presentasi dari kepala daerah. Syukur Alhamdulillah Kabupaten Bogor masuk dalam 10...
PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA WARISAN BUDAYA DAN P... Selasa 5 September 2017 Bappedalitbang khususnya Bidang Litbang melakukan pembahasan mengenai Pengembangan Destinasi Wisata Warisan Budaya dan Pendidi...
Apa Itu Musrenbang RKPD? Seringkali kita bertanya-tanya apa itu Musrenbang RKPD? Tujuannya apa? Bagaimana Musrenbang dilakukan? Apa tahapan-tahapannya? Disini akan dijelaskan ...
Kajian Pengembangan Sentra UMKM di Kabupaten Bogor Selasa(26/09/17) Bidang Litbang Bappedalitbang mengadakan kajian Pengembangan UMKM di Kabupaten Bogor, pada pembahasan ini dihadiri kurang lebih 23 OP...