KABUPATEN BOGOR MERAIH PENGHARGAAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2018 TERBAIK I

Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) merupakan penghargaan tingkat nasional yang diberikan kepada Pemerintah Daerah, baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota terbaik dalam menyusun dokumen Rencana Pembangunan Daerah atau yang disebut Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan pencapaian pelaksanaan tahun sebelumnya. PPD merupakan bentuk baru penghargaan di bidang perencanaan pembangunan nasional, setelah sebelumnya bernama Anugerah Pangripta Nusantara (APN) yang hanya melihat dari aspek penyusunan perencanaan saja. PPD tahun 2018 merupakan kali pertama penilaian yang tidak hanya melihat perencanaan, namun juga melihat bagaimana daerah dapat mencapai perencanaan yang telah disusun pada tahun sebelumnya.

Penyelenggaraan PPD tingkat Kabupaten/Kota bertujuan untuk :

  1. mendorong setiap daerah (Kabupaten/Kota) untuk menyiapkan dokumen Rencana Pembangunan Daerah (RKPD) secara baik, konsisten, komprehensif, terukur, dan dapat dilaksanakan.
  2. menciptakan insentif bagi pemerintah daerah untuk mewujudkan perencanaan pembangunan yang lebih baik dan bermutu.

Untuk proses penilaian PPD Tahun 2018, khususnya di Provinsi Jawa Barat, dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat, terpilih 2 kota dan 3 kabupaten terbaik, dimana pemenangnya diumumkan bersamaan dengan pelaksanaan Musrenbang RKPD Provinsi Jawa Barat tanggal 12 April 2018.  Berdasarkan surat Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat Nomor 002.6/767/Perenc tanggal 5 April 2018 hal Pengumuman Pemenang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2018, Pemenang Tingkat Provinsi Jawa Barat adalah :

  1. Katagori Kota
  2. Kota Cimahi
  3. Kota Depok
  4. Kabtagori Kabupaten
  5. Kabupaten Bogor
  6. Kabupaten Garut
  7. Kabupaten Cianjur

Kabupaten dan Kota terbaik pertama akan menjadi wakil provinsi Jawa Barat pada tingkat Nasional yang pengumumannya akan dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan Musrenbang Nasional.

Hal-hal yang dinilai dalam PPD Kabupaten/Kota meliputi :

  1. Dokumen RKPD
  2. Proses penyusunan RKPD
  3. Pencapaian pelaksanaan dokumen RKPD
  4. Inovasi yang dikembangkan
  5. Penilaian Khusus Terkait Pelaksanaan Pembangunan di Daerah

Hal penting yang dinilai adalah :

  1. Bagaimana substansi dokumen RKPD dapat merepresentasikan keterkaitan perencanaan pembangunan nasional, provinsi dan kabupaten/kota, menggambarkan pencapaian daerah terhadap pencapaian nasional dan provinsi, serta inovasi .
  2. Bagaimana kabupaten/kota dapat merepresentasikan proses penyusunan RKPD bersama para pemangku kepentingan dengan dukungan dan perhatian penuh dari Kepala Daerah dan Sekretaris Daerah
  3. Bagaimana kepala Bappedalitbang dapat memaparkan dengan sangat baik, proses penyusunan RKPD dan pencapaian daerah tahun sebelumnya dengan gamblang berbasis data, serta memaparkan inovasi-inovasi daerah yang ditempuh untuk mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.

Berita Lainnya :

BAPPEDALITBANG GELAR RAKOR PENYUSUNAN RTK KABUPATE... Pada tanggal 18 Juli 2017, Bidang Kesejahteraan Sosial Bappedalitbang Kabupaten Bogor menyelenggarakan Rapat Koordinasi “Penyusunan Rencana Tenaga...
Kunjungan kerja Komisi C DPRD Kota Bogor pada tang... Dalam kunjungannya, Laniasari sebagai ketua Komisi C mendiskusikan bagaimana peran Bappeda dalam mengatur perencanaan pembangunan khususnya proporsi p...
Pembahasan Persiapan Bebersih Situ kamis, 19/10/17 Bappedalitbang khususnya Bidang Sarpraswil mengadakan Rapat Persiapan Bebersih Situ adalah salah satu bagian dari acara SFC (Sit...
Bappedalitbang Melakukan Rapat Kerja Terbatas (RAK... Bappedalitbang melakukan Rapat Kerja Terbatas (RAKERTAS) pada Senin, 2 Juli 2018 dalam melaksanakan Kegiatan Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Dalam ...