Hasil Kesepakatan Mengenai Logo Geopark Pongkor

Pada hari Jum’at, tanggal 23/03/2018  bertempat di Bappedalitbang Kabupaten Bogor telah diselenggarakan rapat kerja dengan tujuan untuk menyepakati logo yang akan digunakan sebagai lambang Geopark Pongkor yang dihadiri para pemangku kepentingan.

Logo Geopark Pongkor menggambarkan setiap unsur yang merupakan warisan alam yang harus dijaga dan dilestarikan, dengan menggabungkan enam unsur yaitu Gunung, Tambang Emas, Pohon, Air, Rumah Adat Kampung Urug, Kujang.
Makna Logo Geopark Pongkor sebagaimana dimaksud dalam Diktum Kesatu adalah Sebagai Berikut:
1. Gunung, Kabupaten Bogor berada diantara 2 gunung yaitu gunung Salak dan Pangrango dimana Gunung Salak masuk kedalam kawasan Geopark Pongkor.
2. Tambang emas berarti eks tambang emas yang menjadi sumber penghasilan masyarakat yang menguntungkan dimana eks tambang emas yang dimiliki kabupaten bogor adalah di Wilayah Gunung Pongkor Desa Bantar Karet Kecamatan Nanggung;
3. Pohon adalah salah satu unsur alam yang melambangkan prinsip hidup yang tangguh, kesabaran yang kuat, pemeliharaan yang luas, sanggup menyusun hal-hal kecil jadi besar, kemampuan memberi manfaat untuk makhluk hidup lainnya; Dilambangkan oleh 4. Pohon Enau, karena hampir  seluruh bagian Pohon Enau dapat dimanfaatkan menjadi berbagai produk yang mempunyai nilai jual dan bernilai ekonomi, mulai dari bagian akar, batang, buah, daun, ijuk, dan juga bunganya selain itu tanaman ini juga berfungsi sebagai tanaman konservasi yang sangat efektif dalam menanggulangi degradasi lahan dan reboisasi.
5. Air adalah nikmat dan karunia Tuhan yang luar biasa bagi umat manusia, air menjadi sumber kehidupan yang paling penting. Hakikatnya lembut, namun kekuatan yang dikandungnya sangat luar biasa. Kabupaten Bogor kaya akan Curug dan Situ.
6. Rumah Adat yang diwakili Rumah Kampung Urug melambangkan tradisi leluhur nenek moyang selalu terjaga dan terpelihara sampai sekarang.
7. Kujang merupakan senjata masyarakat sunda yang melambangkan kekuatan, keagungan, perlindungan keselamatan.

Berita Lainnya :

Fact Finding Innovative Government Award (IGA) 2 Penilaian IGA Ketiga yaitu bappedalitbang dengan GERBANG JUGALA (Gerakan Pembangunan Menuju Keluarga Hidup Layak) Arti Dari Gerbang Jugala Adalah Bert...
Bappedalitbang Melakukan Gerakan Gotong Royong dal... Bappedalitbang Jumat (14/07/2017), melaksanakan gerakan gotong royong serentak dalam rangka pemulihan dan konservasi lingkungan hidup yang dilaksakan ...
Pencegahan Gangguan Akibat Kekurangan Garam Beriod... Bappedalitbang menyelenggarakan Rapat Kerja Penanggulangan Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) pada hari Rabu,  9 Agustus 2017 di Ruang Rapat Cih...
Kegiatan Evaluasi Pelaksanan Program dan Kegiatan ... Sukaraja(8/02), BABPPEDALITBANG mengikuti kegiatan Evaluasi Rencana Umum Pengadaan melalui sistem Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Tahun Anggaran 2016 d...