Bappedalitbang Melakukan Pembahasan Mengenai CLOUD SIMRAL dengan BPPT

Bappedalitbang mengadakan rapat pertemuan dengan BPPT membahas mengenai Claud Simral yang akan di uji cobakan di Kabupaten Bogor. Bppt berharaap ujicoba Cloud ini bisa berjalan dengan baik di Kabupaten Bogor. Mengapa harus Cloud Simral?

 

  • Peningkatan skalabilitas sistem dapat dilakukan dengan mudah sesuai dengan kebutuhan;
  • Pemakaian sumberdaya komputasi secara bersama (Resources Pooling), sehingga mampu menghasilkan efisiensi pemakaian sumberdaya komputasi;
  • Penghematan biaya, pembebanan biaya sesuai dengan sumberdaya komputasi yang digunakan, dan dapat mengurangi belanja modal serta pemeliharaan infrastruktur;
  • Penyediaan Disasster Recovery, replikasi data dilakukan secara otomatis dan instan sehingga resiko kehilangan data kecil;
  • Mempercepat implementasi aplikasi;
  • Mempermudah kolaborasi antar pengguna, tukar menukar dokumen dan informasi;
  • Efisiensi Energi, penggunaan bersama pusat data (data center) akan dapat berdampak positif dalam efiensi energi yang diperlukan dalam pengelolaan pusat data.

Implementasi Kedapannya

  • Saat ini semua Pemda telah menggunakan aplikasi yang bermacam untuk e-Planning dan e-Budgeting, diantaranya ada SIMDA BPKP, SIPKD Kemendagri, SIMRAL BPPT, dll.
  • Untuk efektifitas implementasi Performance Based e-Planning & e-Budgeting tidak dapat dilakukan dengan mengadopsi sebagian dan meninggalkan bagian yang lain, akan tetapi harus dalam satu kesatuan utuh sebagai satu core sistem.
  • Implementasi Performance Based e-Planning & e-Budgeting membutuhkan pendampingan operasional, tidak bisa hanya dengan pelatihan penggunaan aplikasi.
  • Implementasi sebaiknya dilakukan secara cloud base untuk memudahkan dalam pengelolaan dan operasionalnya

Tantangan Kedepan

  • Re-Architecturing SIMR@L supaya dapat lebih efektif untuk diimplementasikan di Cloud
  • Implementasi digital certificate dalam penandatanganan dokumen-dokumen keuangan daerah (Digital Sign)
  • Dibutuhkan sinergi antara Kemendagri, Kemenpan, Kemenkeu, Kemenkominfo, Bappenas, BPKP dan BPPT untuk menghasilkan aplikasi berbasis cloud yang efektif dalam perencanaan dan pengelolaan kinerja dan anggaran pemerintah dan dapat diimplementasikan di semua daerah.

Pengimplementasi Cloud Simral ini nantinya akan diujicoba pada awal bulan September 2018, setelah selesai mempersiapkan segala kebutuhan dan koordinasi dengan beberapa pihak lainnya.

Berita Lainnya :

Bupati Bogor meraih Penghargaan Bupati Entrepreneu...   Pemerintah Kabupaten Bogor memperoleh prestasi di penghujung 2017. Bupati Bogor Nurhayanti menerima penghargaan Bupati Enterpreneur Award 2017 da...
RENCANA PELEBARAN JALUR PUNCAK Jumat, (04/08/17) Bappedalitbang menggelar Rapat mengenai kemacetan Puncak yang di hadiri oleh Kepala Bappedalitbang, Komite Perencana, PHRI, Kepolisi...
5 Potensi Perubahan RPJPD Kabupaten Bogor Tahun 20...   LATAR BELAKANG PERUBAHAN RPJPD 2005-2025 RPJPD lama belum mempedomani ketentuan Permendagri No.86/2017 -  tahapan belum sesuai denga...
RAKOR PENINGKATAN DAYA SAING KOMODITAS UNGGULAN KE... Kamis 3 Agustus 2017 dari jam 9.30-13.00 telah dilaksanakan kegiatan Rapat koordinasi peningkatan daya saing komoditas unggulan kecamatan tingkat zona...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *